Wednesday, April 22, 2020

Panduan Belajar Dari Rumah Di TVRI Kelas 4-6 SD Dan Sederajat

Program Belajar dari Rumah atau singkatan dari BDR yang di canangkan oleh Kemendikbud merupakan sebuah alternatif dalam kegiatan Pembelajaran selama anak belajar dari rumah karena terdampak masa pandemik Covid-19.

panduan belajar di rumah jenjang sd
Tayangan yang di sediakan dalam BDR (Belajar Dari Rumah) meliputi tayangan untuk anak-anak usia dini (PAUD) dan sederajat, Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, SMP dan sederajat, serta SMA/SMK dan sederajat

Agar tayangn dalam program Belajar Dari Rumah bisa berjalan dan bisa dimanfaatkan dengan baik, maka diperlukan sebuah panduan yang menjelaskan tentang maksud, tujuan dan alternatif aktifitas bimbingan yang dilakukan oleh orang tua dalam mendampingi anak saat mereka melihat tayangan pembelajaran di TVRI serta menjawab pertanyaan yang di berikan dalam tayangan tersebut

Terutama bagi anak-anak yang masih membutuhkan pengawasan lebih dari orang tuanya seperti anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah tingkat PAUD dan SD.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini mimin ingin berbagi Panduan Pembelajaran Dari Rumah di TVRI untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan sederajat kelas 4-6 , untuk itu silahkan anda simak panduan berikut ini

Panduan Pembelajaran Bagi Orang Tua Kelas 4-6 SD


Panduan ini untuk dipraktikkan orang tua saat mendampingi anak melihat tayangan Jalan Sesama dan/atau sesudahnya.

Baca Juga:

Kurang lebih 10 menit sebelum program Jalan Sesama ditayangkan, orang tua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang tayangan Jalan Sesama , tokoh-tokoh inti seperti Elmo dan Tatan. orang tua juga perlu menyampaikan lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak.

Kompetensi Literasi


Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi literasi anak:
  1. Dampingi anak ketika sedang menyimak tayangan, kemudian minta anak untuk mengkomunikasikan ide, gagasan, maupun perasaan sendiri, baik lisan maupun tertulis, dari tayangan tersebut. Selanjutnya, orang tua perlu mendengarkan, membaca apa yang disampaikan anak, dan memberi umpan balik berupa tanya jawab, diskusi dan pujian.
  2. Lakukan diskusi dengan anak terkait hasil tulisannya. Perhatikan tema, topik, gagasan, atau ide yang dirasa belum pas dan beri waktu kepada anak untuk mengemukaan pendapatnya dan memperbaiki tulisannya.Jika orang tua mengalami kesulitan, bisa diskusi bersama keluarga dan guru.
  3. Mintalah anak untuk membacakan hasil tulisannya. Ketika membaca, perhatikan cara duduk, jarak dari buku ke mata, dan pastikan posisi sikap yang baik. Jika ditemukan intonasi yang kurang tepat, minta anak untuk mengulanginya lagi. Selanjutnya, bersama-sama orang tua dan anak menyimpulkan bacaan.
  4. Jika memungkinkan, seluruh hasil anak didokumenkan dan diserahkan ke sekolah.

Kompetensi Numerasi


Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi numerasi anak:
  1. Berusahalah untuk mendampingi anak menyaksikan tayangan hingga selesai.
  2. Ingatkan anak untuk menyimak tayangan dengan baik.
  3. Mintalah anak menyiapkan sendiri peralatan yang dibutuhkan untuk keperluan belajar mandiri di rumah.Ajaklah anak berdiskusi kebermanfaatan tayangan yang disaksikan.
  4. Berilah motivasi untuk penyelesaian tugas yang diberikan dengan memeriksa kembali apa yang sudah dikerjakan anak.
  5. Untuk tugas yang rumit atau perlu penyelesain, arahkan anak untuk mencari referensi lainnya dari buku
  6. Jika memungkinkan, berdiskusilah dengan guru jika anak membutuhkan bimbingan lebih lanjut.
  7. Mintalah anak membacakan hasil karya yang ditulisnya dan berikan komentar seputar penyampaian dan komunikasi yang digunakan.
  8. Berikan penghargaan untuk karya yang sudah dibuat anak.

Ruang Pendidikan adalah Media yang menyajikan Informasi Pendidikan dan Pembelajaran Online


EmoticonEmoticon