Friday, July 15, 2022

Capaian Pembelajaran SKI Kelas 10, 11, 12 MA /MAK Kurikulum Merdeka

Tags

Capaian pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Fase E, F (Kelas 10, 11, 12 MA /MAK) dalam kurikulum merdeka merupakan keterampilan belajar yang dimiliki oleh siswa dan harus diselesaikan setiap tahap. 
Capaian pembelajaran SKI Kelas 10, 11, 12 MA /MAK
Capaian pembelajaran SKI Kelas 10, 11, 12 MA /MAK merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran SKI, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Isi dari capaian pembelajaran dalam kurikulum Merdeka yaitu kumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun komprehensif berbentuk narasi. Pemetaan capaian pembelajaran kurikulum Merdeka sesuai perkembangan siswa dalam fase usia, untuk lebih jelasnya silahkan anda pelajari Struktur Kurikulum Merdeka Jenjang MA/MAK Tahun 2022/2023  pada postingan sebelumnya

CP/KI KD SKI Kelas 10, 11, 12 MA/MAK

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan catatan perkembangan perjalanan hidup manusia dalam membangun peradaban dari masa ke masa. 

Pembelajaran SKI menekankan pada kemampuan mengambil ibrah/hikmah dari sejarah masa lalu untuk menyikapi dan menghadapi permasalahan masa sekarang serta masa depan. Keteladanan yang baik masa lalu menjadi inspirasi generasi penerus bangsa untuk menyikapi dan menyelesaikan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek, seni dan lain-lain dalam rangka membangun peradaban di zamannya.

Belajar Sejarah Kebudayaan Islam tidak hanya sekedar mempelajari pengetahuan, fakta, dan kronologi, tetapi juga mencakup aspek akidah, akhlak-etik, politik, dan sosial keagamaan. Dari aspek akidah atau spiritual, SKI berperan dalam menjaga dan menguatkan keimanan peserta didik, yang berimplikasi bertambahnya keimanan mereka kepada Allah dan Rasulnya serta meyakini keagungan Islam.

Semua materi dalam SKI dapat dikaitkan dengan dimensi religius, seperti "substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. periode Mekah”, "peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah saw."bahkan pada materi tentang "Kebudayaan masyarakat Mckah sebelum Islam." Sehingga guru dituntut mampu merefleksikan aspek religius untuk menanamkan akidah pada siswa.

Selain itu materi SKI mengandung dimensi akhlak-etik. Sejarah sangat tepat bagi pembentukan karakter peserta didik melalui telaah suri tauladan, cinta dan berjuang untuk tanah air, berdedikasi tinggi dalam pengabdian, tanggung jawab sosial yang besar sehingga dapat membentuk peserta didik berkarakter kuat, memiliki kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungannya. Sekaligus sebagai generasi bangsa yang akan memiliki sikap dan perilaku kuat dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, pembelajaran SKI membutuhkan sosok guru yang mampu mendesain proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan merespon tantangan era digital, yaitu berperan mengembangkan talenta digital peserta didik melalui pembelajaran SKI yang lebih menarik, menyenangkan, dan penuh tantangan untuk mendorong prestasi akademik yang gemilang (science for science). Guru juga harus menerapkan  onilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam pembelajaran untuk mewujudkan perdamaian dan kedamaian umat manusia (science for peace of society).

Selain itu, guru harus mampu mengembangkan capaian pembelajaran yang akomodatif bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan mempertimbangkan prinsip fleksibilitas sesuai karakteristik dan kondisi peserta didik berdasarkan hasil asesmen kebutuhan peserta didik. Pelaksanaan akomodasi kurikulum, pembelajaran, dan penilaian bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam memenuhi capaian pembelajaran menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan.

Tujuan Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam


Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya mempelajari landasan ajaran, nilai-nilai dan norma-norma Islam yang telah dibangun oleh Rasulullah saw. dalam rangka mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.

Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini, dan masa depan.

Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah.

Menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap peninggalan sejarah Islam sebagai bukti peradaban umat Islam di masa lampau.

Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengambil ibrah dari peristiwa-peristiwa bersejarah (Islam), meneladani tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek dan seni dan lain-lain untuk mengembangkan Kebudayaan dan peradaban Islam.

Karakteristik Sejarah Kebudayaan Islam


Kurikulum SKI dirancang dengan karakteristik sebagai berikut:
  1. Pembelajaran SKI diarahkan pada bagaimana menjadikan peristiwa dan tokoh di masa lalu sebagai keteladanaan (ibrah),  dan inspirasi bagi peserta didik dalam menghadapi kehidupan pada masa sekarang dan masa yang akan datang.
  2. Belajar SKI adalah bagaimana mempelajari kejadian-kejadian di masa alu untuk dapat diinterpretasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mengembangkan keseimbangan antara sikap spiritual dan sosial, pengetahuan dan keterampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di madrasah dan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
  4. Mengembangkan pencapaian kompetensi peserta didik tidak hanya pada pemahaman keagamaan saja, namun diperluas sampai mampu menerapkan dalam kehidupan bersama di masyarakat secara istikomah hingga menjadi teladan yang baik bagi orang lain melalui proses’ keteladanan guru, pembudayaan dan pemberdayaan lingkungan madrasah.
  5. Menempatkan madrasah sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar peserta didik.
  6. Memberi waktu yang cukup untuk mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan mengoptimalkan peran caturpusat pendidikan (madrasah, keluarga, masyarakat, dan tempat ibadah).

CP SKI Fase E Dan F


Pada fase ini terdapat tiga elemen. Elemen yang pertama periode Rasulullah saw. dimana Peserta didik mampu menganalisis kebudayaan masyarakat Mekah dan Madinah sebelum Islam, substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. periode Mekah dan Madinah, peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah saw. dan para sahabat, substansi Piagam Madinah (misaq al-madinah), faktor-faktor keberhasilan Fathu Mekah sebagai inspirasi dalam menerapkan perilaku mulia Rasulullah saw. di kehidupan masa kini dan masa depan. 

Elemen yang kedua periode Khulafaurasyidin dimana peserta didik mampu menganalisis proses pemilihan Khulafaurasyidin, substansi dan strategi dakwah Khulafaurasyidin, sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati dalam perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.

Sedangkan Pada akhir Fase E, pada elemen  periode klasik/zaman keemasan (pada tahun 650 M) peserta didik mampu dapat menganalisis proses lahirnya Daulah Umayyah, perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan pada masa Daulah Umayyah di Damaskus dan Andalusia sebagai inspirasi dalam menerapkan semangat jiwa pembelajar menghadapi tantangan era digital.

Peserta didik dapat mengevaluasi proses lahirnya Daulah Abbasiyah, perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan pada masa Daulah Abbasiyah serta meneladani semangat tokoh ilmuwan muslim dalam membangun peradaban Islam.

Pada fase ini terdiri dari tiga elemen yang terdiri dari periode pertengahan/zaman kemunduran. 
  1. Pada elemen pertama peserta didik mampu mengevaluasi proses lahirnya Daulah Usmani, Mughal dan Syafawi, serta perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan di tiga daulah ini, sebagai inspirasi dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, toleran dan moderat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
  2. Pada elemen kedua, yaitu periode modern/zaman kebangkitan, peserta didik dapat menganalisis peran umat Islam pada masa penjajahan, kemerdekaan, dan pasca kemerdekaan sebagai inspirasi untuk menjadi muslim yang berwawasan global serta adaptif terhadap perkembangan zaman di masa kini dan masa yang akan datang. 
  3. Sedangkan pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik dapat menganalisis jalur dan proses awal masuknya Islam di Nusantara, sejarah dan peranan kerajaan-kerajaan Islam terhadap perkembangan Islam di Nusantara, serta peran Wali Sanga dalam mengembangkan dakwah Islam di Nusantara sebagai inspirasi untuk menjadi muslim moderat pada zamannya.

Unduh CP SKI Fase E, F


Untuk mengetahui lebih lengkapnya silahkan rekan-rekan dapat mempelajari dan melihat CP/KI KD SKI Kelas 10, 11, 12 MA /MAK pada tautan yang sudah mimin sediakan berikut ini
Untuk mengetahui KI KD atau Capaian Pembelajaran mapel PAI Dan Bahasa Arab ( Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fiqih, SKI dan Bahasa Arab) Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI silahkan rekan-rekan dapat melihatnya pada tautan berikut ini
  • CP Al-Qur'an Hadis Fase A, B dan C Disini
  • CP Akidah Akhlak Fase A, B dan C Disini
  • CP Fiqih Fase A, B dan C Disini
  • CP SKI Fase A, B dan C Disini
  • CP Bahasa Arab Fase A, B dan C Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran SKI E, F pada Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat untuk kita semua

Ruang Pendidikan adalah Media yang menyajikan Informasi Pendidikan dan Pembelajaran Online


EmoticonEmoticon